Sejarah Perpustakaan

906524_624759227584233_733695348_o

UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh berdiri seiring dengan pendirian Universitas Malikussaleh pada tahun 1986. Pada mulanya perpustakaan Universitas Malikussaleh masih sangat sederhana baik dari jumlah koleksi, sarana dan prasarana maupun petugas perpustakaan. Berawal dari sebuah ruang pada gedung kuliah yang semi permanen dengan jumlah koleksi dan SDM yang sangat terbatas serta minat baca yang masih rendah tapi dalam perkembangannya yang terakhir UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh telah mengalami perkembangan yang pesat baik dari jumlah koleksi, sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan sistem pelayanan.

Saat ini UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh telah tersedia buku yang lumayan banyak walaupun masih kekurangan. Namun dibandingkan dengan keadaan sebelumnya perkembangan sekarang lebih menggembirakan. Sekarang UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh telah memiliki ruangan tersendiri yang berada dalam lingkungan Biro Administrasi Universitas Malikussaleh meskipun beberapa ruangnya masih dipinjam untuk kegiatan tugas bagian lainnya.

UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh yang dikenal sebagai Pustaka Malikussaleh adalah pustaka induk, dan sangat diharapkan agar UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh dapat menerapkan sistem pustaka digital/digital library yang berbasis pengguna. UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh saat ini belum dapat melayani pengguna dengan cepat dan benar dan dari waktu ke waktu terus membenah diri untuk memberikan pelayanan yang berkualiatas. Sumber daya manusia UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh saat masih kekurangan dalam bidang tugas tertentu terutama yang memiliki keahlian khusus dalam bidang perpustakaan.

UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh belum menggunakan sistem detektor atau saat ini lebih dikenal dengan nama RFID (Radio Frequency Identification) yang memudahkan bagi petugas untuk mengawasi terjadinya pengambilan buku tanpa registrasi dari petugas UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh. Disamping itu Pustaka Malikussaleh juga belum menyediakan peralatan komputer di ruangan pustaka untuk memudahkan pengguna mengakses informasi tentang koleksi yang tersedia. Dan untuk memberikan pelayanan jasa reproduksi bahan pustaka, UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh belum juga menyediakan mesin penggandaan dokumen diruang baca. Ruangan yang dilengkapi dengan alat pendingin ruangan menciptakan suasana ruang pustaka yang sejuk sehingga menambah keinginan bagi pengguna untuk berlama-lama berada di pustaka.

UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh sebagai pusat informasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pengetahuan civitas akademika Universitas Malikussaleh dan merupakan mata rantai komunikasi ilmiah antara pemakai dengan sumber informasinya.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan civitas akademika,  UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh selalu mendapat perhatian yang khusus dari masyarakat pengguna, baik tentang mutu layanan, kelengkapan koleksi, kenyamanan, kemudahan dalam memperoleh informasi, serta penerapan teknologi informasi yang mempermudah dalam akses informasi. Sebagai perpustakaan penelitian dan rujukan yang berorientasi kepada pengguna, perpustakaan Universitas Malikussaleh dituntut untuk membuat suatu kebijakan teknis yang berkaitan dengan layanan perpustakaan, khususnya aspek-aspek dalam sistem layanan perpustakaan sehingga dapat dilaksanakan secara prima.

Kendala yang dihadapi oleh UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh untuk mencapai layanan prima kepada pengguna, adalah belum adanya suatu kebijakan teknis atau pedoman layanan yang bisa dijadikan tolak ukur dan bahan acuan ke arah layanan prima.

Bertolak dari kendala tersebut dan sesuai dengan tugas dan fungsi UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh khususnya dalam pemberian layanan perpustakaan dan informasi kepada pengguna, maka penyusunan kebijakan teknis layanan perpustakaan dan lnformasi merupakan suatu kebutuhan yang mendesak dan harus segera direalisasikan.

Dampak adanya kebijakan teknis ini tidak hanya untuk Pengembangan layanan prima kepada pengguna tetapi juga diharapkan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh pemakai jasa UPT. Perpustakaan Universitas Malikussaleh.