Perpusnas RI

Roadshow Perpusnas 2016 : Lampung Siapkan Tiga Strategi Minat Baca

Niat baik pemerintah provinsi Lampung mendukung program Indonesia Cerdas patut diacungi jempol. Tidak main-main, Gubernur Lampung langsung mengusung tiga strategi penguatan minat baca bagi masyarakatnya. Hal tersebut diungkapkan Asisten Daerah (Asda) Pemprov Lampung Hamartoni Ahadis mewakili ketidakhadiran Gubernur saat menjadi pembicara Roadshow Perpusnas 2016 di Badan Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi (BPAD) Lampung, Kamis, (25/8).

Tiga strategi penguatan minat baca yang dimaksud Hamartoni menyangkut aspek penguatan kelembagaan, pembiayaan (budgeting), dan informasi teknologi (IT).

Penguatan minat baca memerlukan keterkaitan dan keterlibatan diluar pemerintah untuk menggalakkan minat baca. Ini menjadi tanggung jawab bersama, dan keluarga harus menjadi teladan dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap bahan bacaan. “Keluarga adalah pondasi awal dalam menciptakan generasi cerdas,” imbuh Hamartoni.

Pemerintah kabupaten/kota diminta juga jangan bergantung bantuan dana maupun stimulan dari pemerintah pusat atau provinsi untuk mengembangkan perpustakaan di wilayahnya. Alokasi APBD bisa dimaksimalkan demi program peningkatan kualitas sumber daya masyarakat, yang salah satunya dengan peningkatan minat baca.

Perkembangan teknologi informasi juga menjadi salah satu faktor betapa segala informasi dapat tersampaikan dengan cepat. Membaca buku tidak lagi mengandalkan fisik, cukup lewat perangkat gadget atau bisa juga melalui hand phone. Namun, untuk bisa seperti itu diperlukan perangkat teknologi yang mampu menjangkau hingga ke pelosok. Provider telekomunikasi kini sudah banyak memberikan kemudahan bagi pengembangan perpustakaan yang tidak mutlak melayani secara konvensional saja, tapi juga sudah dalam bentuk pelayanan digital.

Cara-cara tersebut adalah bukti keseriusan pemerintah Lampung demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jika ilmu terus bertumbuh, otomatis kualitas diri akan bertambah sehingga akan mampu bersaing di level internasional,” pungkas Hamartoni.

Upaya pemprov Lampung sejalan dengan cara yang ditempuh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam rangka mencerdaskan bangsa. “Tidak kurang dari 500 unit mobil perpustakaan keliling diberikan Perpusnas kepada pemerintah provinsi, kabupaten maupun kota agar mampu dimaksimalkan sebagai bagian dari mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat, terutama bagi daerah-daerah yang belum terjamah akses internet,” ujar Sekrertaris Utama Perpusnas Dedi Junaedi.

Reportase : Hartoyo D

Sumber : perpusnas.go.id

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close