Monthly Archives: August 2016

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia 9

slider-KPDI-9-3-1260x615

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) membuka peluang bagi setiap perpustakaan konvensional untuk mulai membangun koleksi bahan perpustakaan digital untuk dilayankan kepada pemustaka. Teknologi jaringan juga membuka peluang bagi perpustakaan untuk memanfaatkan bersama sumber informasi digital yang dimiliki, yaitu dengan menyediakan akses bagi perpustakaan lain ke koleksi digital miliknya dan sebaliknya. Dengan demikian peluang suatu perpustakaan dapat memenuhi kebutuhan informasi pemustaka semakin besar.

IPI Rayakan HUT ke-43

IMG_0458-1-370x280

Jakarta–Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) merayakan Hari Jadi-nya ke-43 dalam suasana hangat berbalut kesederhanaan, Selasa, (26/7). Selain Ketua Umum IPI Dedi Junaedi dan Kepala Perpustakaan Nasional Muh. Syarif Bando, tampak hadir sejumlah para pendiri organisasi IPI dan Kepala Perpusnas seperti Hernandono dan Sri Sularsih

Pada momen HUT kali ini, IPI secara resmi meluncurkan website-nya secara mandiri, setelah dalam beberapa kurun waktu sebelumnya menyatu di dalam website kelembagaan Perpustakaan Nasional.

Indonesia OneSearch (IOS) dan iPUSNAS sebagai Layanan Digital Terkini Perpustakaan Nasional RI

IMG_1887-370x280

Perpustakaan harus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang serba dinamis. Menjawab tuntutan pelayanan informasi yang harus cepat dan terkini, Perpusnas mengembangkan Indonesia OneSearch (IOS) dan iPUSNAS. Dalam sosialisasi Indonesia OneSearch (IOS) dan iPUSNAS yang diselenggarakan di ruang teater Perpusnas, Salemba hari Selasa (2/8), Kepala Perpustakaan Nasional RI Muh. Syarif Bando mengatakan tren perkembangan teknologi di Indonesia dan seluruh dunia membuat opini orang tentang perpustakaan semakin jauh, karena opini orang apabila berbicara tentang buku seperti butiran debu dan tidak menarik. “Ini merupakan tantangan yang paling fundamental bagi orang yang bekerja di perpustakaan”, katanya. Perpustakaan Nasional harus memiliki koleksi terbaru. Selain itu juga Perpusnas harus memiliki full text dari koleksi yang ada, oleh karena itu harus diperkuat oleh peraturan yang berlaku. Definisi perpustakaan adalah penyedia informasi, ukurannya adalah up to date, cukup, terpercaya, ada pada saat diperlukan. Bagaimana caranya adalah menggunakan teknologi informasi. Syarif juga menekankan bahwa Perpustakaan nasional juga memprioritaskan peningkatan kualitas dan kuantitas pustakawan. “Banyak tugas besar bagi pustakawan dalam meningkatkan budaya baca maupun mengembangkan perpustakaan”, jelasnya. Prioritas kedua adalah mengembangkan perpustakaan berbasis digital. Sosialisasi tersebut menghadirkan Ismail Fahmi sebagai pengembang IOS dan Sulasmo Sudarmo sebagai pengembang iPUSNAS.

Indonesia One Search (IOS) dan iPUSNAS sebagai layanan digital terkini Perpustakaan Nasional RI

Perpustakaan harus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang serba dinamis. Menjawab tuntutan pelayanan informasi yang harus cepat dan terkini, Perpusnas mengembangkan Indonesia One Search (IOS) dan iPUSNAS. Dalam sosialisasi Indonesia One Search (IOS) dan iPUSNAS yang diselenggarakan di ruang teater Perpusnas, Salemba hari Selasa (2/8), Kepala Perpustakaan Nasional RI Muh. Syarif Bando mengatakan tren perkembangan teknologi di Indonesia dan seluruh dunia membuat opini orang tentang perpustakaan semakin jauh, karena opini orang apabila berbicara tentang buku seperti butiran debu dan tidak menarik. “Ini merupakan tantangan yang paling fundamental bagi orang yang bekerja di perpustakaan”, katanya. Perpustakaan Nasional harus memiliki koleksi terbaru. Selain itu juga Perpusnas harus memiliki full text dari koleksi yang ada, oleh karena itu harus diperkuat oleh peraturan yang berlaku. Definisi perpustakaan adalah penyedia informasi, ukurannya adalah up to date, cukup, terpercaya, ada pada saat diperlukan. Bagaimana caranya adalah menggunakan teknologi informasi. Syarif juga menekankan bahwa Perpustakaan nasional juga memprioritaskan peningkatan kualitas dan kuantitas pustakawan. “Banyak tugas besar bagi pustakawan dalam meningkatkan budaya baca maupun mengembangkan perpustakaan”, jelasnya. Prioritas kedua adalah mengembangkan perpustakaan berbasis digital. Sosialisasi tersebut menghadirkan Ismail Fahmi sebagai pengembang IOS dan Sulasmo Sudarmo sebagai pengembang iPUSNAS.