Perpusnas RI

Informasi seputar Perpustakaan Nasional RI

  • Perpusnas RI

    Perpustakaan Sebagai Pusat Belajar dan Berkegiatan Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi

    PerpuSeru adalah program pengembangan perpustakaan yang didukung oleh Coca-Cola Foundation Indonesia dan Bill & Melinda Gates Foundation, sejak November 2011, yang bertujuan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi, dengan tujuan dapat memberikan dampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. PerpuSeru melalui Lokakarya Nasional “Sinkronisasi Pengembangan Transformasi Perpustakaan Untuk Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat” menyelenggarakan…

    Read More »
  • Perpusnas RI

    Kepala Perpusnas: Keberhasilan Manajemen Organisasi Ditentukan oleh Pemimpinnya

    Perpustakaan Nasional menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Perpustakaan Angkatan XXII dan XXIII. Diklat untuk para kepala dinas perpustakaan dan kepala perpustakaan khusus serta perguruan tinggi ini dilaksanakan selama delapan hari mulai 11 April 2018 dengan jumlah peserta 60 orang. Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menyatakan keberhasilan suatu manajemen organisasi ditentukan oleh pemimpinnya. Karenanya, seorang pemimpin harus bisa memotivasi anak…

    Read More »
  • Perpusnas RI

    Pustakawan Diminta Berperan Aktif Tangkal Isu Hoax

    Peran pustakawan semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Di tengah perkembangan dunia digital, pustakawan diminta untuk peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. Pustakawan didesak untuk ambil bagian dalam menyajikan informasi dan referensi yang valid untuk menangkal informasi yang sesat atau hoaks.

    Read More »
  • Perpusnas RI

    Festival Naskah Nusantara II : Meneguhkan Jatidiri Kebhinekaan Indonesia

    Aksara merupakan suatu karya budaya yang memiliki arti penting dalam perkembangan kehidupan manusia. Sejak dikenalnya aksara, manusia mampu menyampaikan gagasan dan pikirannya tanpa dibatasi waktu. Tulisan menjadikan manusia memasuki era sejarah. Dengan adanya catatan sejarah, manusia mengetahui masa lalu. Bahkan, sumber tertulis merupakan bahan yang paling memadai dalam penelitian sejarah, baik yang tertuang dalam karya sastra maupun dalam prasasti.

    Read More »
Close